Senin, 22 April 2013

SOAL LATIHAN – ERLANGGA




A.    Soal Kaji Ulang Hal 84
1.      Jelaskan proses pengolahan primer limbah cair !
Ø  Tahap pengolahan primer limbah cair sebagian besar adalah berupa proses pengolahan secara fisika.
§  Penyaringan (Screening)
Pertama, limbah yang mengalir melalui saluran pembuangan disaring menggunakan jeruji saring. Metode ini disebut penyaringan.  Metode penyaringan merupakan cara yang efisien dan murah untuk menyisihkan bahan-bahan padat berukuran besar dari air limbah.

§  Pengolahan Awal  (Pretreatment)
Kedua, limbah yang telah disaring kemudian disalurkan kesuatu tangki atau bak yang berfungsi untuk memisahkan pasir dan partikel padat teruspensi lain yang berukuran relatif besar. Tangki ini dalam bahasa inggris disebut grit chamber dan cara kerjanya adalah dengan memperlambat aliran limbah sehingga partikel – partikel pasir jatuh ke dasar tangki sementara air limbah terus dialirkan untuk proses selanjutnya.

§  Pengendapan
Setelah melalui tahap pengolahan awal, limbah cair akan dialirkan ke tangki atau bak pengendapan. Metode pengendapan adalah metode pengolahan utama dan yang paling banyak digunakan pada proses pengolahan primer limbah cair. Di    tangki pengendapan, limbah cair didiamkan agar partikel – partikel padat yang tersuspensi dalam air limbah dapat mengendap ke dasar tangki. Enadapn partikel tersebut akan membentuk lumpur yang kemudian akan dipisahkan dari air limbah ke saluran lain untuk diolah lebih lanjut. Selain metode pengendapan, dikenal juga metode pengapungan (Floation).

§  Pengapungan (Floation)
Metode ini efektif digunakan untuk menyingkirkan polutan berupa minyak atau lemak. Proses pengapungan dilakukan dengan menggunakan alat yang dapat menghasilkan gelembung- gelembung udara berukuran kecil (± 30 – 120 mikron). Gelembung udara tersebut akan membawa partikel –partikel minyak dan lemak ke permukaan air limbah sehingga kemudian dapat disingkirkan.  

Bila limbah cair hanya mengandung polutan yang telah dapat disingkirkan melalui proses pengolahan primer, maka limbah cair yang telah mengalami proses pengolahan primer tersebut dapat langsung dibuang kelingkungan (perairan). Namun, bila limbah tersebut juga mengandung polutan yang lain yang sulit dihilangkan melalui proses tersebut, misalnya agen penyebab penyakit atau senyawa organik dan anorganik terlarut, maka limbah tersebut perlu disalurkan ke proses pengolahan selanjutnya.

2.      Sebutkan tiga metode pengolahan sekunder limbah cair (metode biologis) !
Ø  Metode pengolahan sekunder limbah cair (metode biologis) adalah sebagai berikut :
§  Metode penyaringan dengan tetesan (trickling filter)
§  Metode lumpur aktif (activated sludge)
§  Metode kolam perlakuan (treatment ponds / lagoons)

3.      Hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam proses desinfeksi ?
Ø  Dalam proses desinfeksi, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu :
§  Daya racun zat
§  Waktu kontak yang diperlukan
§  Efektivitas zat
§  Kadar dosis yang digunakan
§  Tidak boleh bersifat toksik terhadap manusia dan hewan
§  Tahan terhadap air
§  Biayanya murah

B.     Soal Kaji Ulang Hal 94
1.      Sebutkan dua cara penimbunan sampah dalam penanganan limbah padat !
Ø  Terdapat dua cara penimbunan sampah yang umum dikenal, yaitu metode penimbunan terbuka (open dumping) dan metode sanitary landfill.

2.      Apakah menurutmu Sanitary Landfill dapat mengatasi masalah limbah padat secara tuntas ?  Jelaskan jawabanmu !
Ø  Iya. Karena Pada metode sanitary landfill, sampah ditimbun dalam lubang yang dialasi iapisan lempung dan lembaran plastik untuk mencegah perembesan limbah ke tanah. Pada landfill yang lebih modern lagi, biasanya dibuat sistem Iapisan ganda (plastik – lempung – plastik – lempung) dan pipa-pipa saluran untuk mengumpulkan cairan serta gas metan yang terbentuk dari proses pembusukan sampah. Gas tersebut kemudian dapat digunakan untuk menghasilkan listrik.
Jadi, Sanitary Landfill dapat mengatasi limbah padat dan tidak mengganggu keseimbangan ekosistem lingkungan. Selain itu, dapat membantu menghasilkan listrik.

3.      Apa yang dimaksud dengan insinerasi ?
Ø  Insinerasi adalah pembakaran sampah/limbah padat menggunakan suatu alat yang disebut insinerator. Kelebihan dari proses insinerasi adalah volume sampah berkurang sangat banyak (bisa mencapai 90 %). Selain itu, proses insinerasi menghasilkan panas yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik atau untuk pemanas ruangan.

4.      Jelaskan manfaat kompos bagi kesuburan tanah !
Ø  Kompos dapat memperbaiki struktur tanah dan menyediakan zat makanan yang diperlukan tumbuhan. Mikroba yang terkandung dalam kompos juga dapat membantu penyerapan zat makanan oleh tumbuhan.

5.      Sebutkan tiga contoh bahan yang dapat didaur ulang !
Ø  Contoh bahan yang dapat didaur ulang adalah Kertas, Kaca, Plastik Karet Logam (besi, baja, alumunium, dll)
C.     Soal Kaji Ulang Hal 98
1.      Apa yang dimaksud dengan proses desulfurisasi ?
Ø  Desulfurisasi adalah proses menghilangkan gas sulfur oksida dari udara.

2.      Jelaskan perbedaan antara alat pengendap siklon dengan alat pengendap sistem gravitasi !
Ø  Alat pengendap siklon memanfaatkan gaya sentrifugal sedangkan pengendap sistem gravitasi hanya mengandalkan gaya gravitasi. Ukuran partikel yang mampu diendapkan oleh pengendap siklon lebih kecil dari pengendap sistem gravitasi.

3.      Jelaskan prinsip kerja alat pengendap elektrostatik !
Ø   Alat pengendap elektrostatik menggunakan elektroda yang akan mengionisasi materi partikulat sehingga tertarik ke bawah sementara udara bersih dihembuskan ke luar alat pengendap.

D.    Soal Kaji Ulang Hal 101
1.      Jelaskan perbedaan antara bioremediasi dan fitoremediasi !
Ø  Bioremediasi menggunakan bakteri/mikroorganisme untuk mendegradasi/mengurai limbah B3, sedangkan fitoremediasi menggunakan tumbuhan untuk menyerap dan mengakumulasi bahan-bahan beracun dari tanah.

2.      Sebutkan tiga metode pembuangan B3 !
Ø  Metode pembuangan limbah B3 adalah sebagai berikut :
§  Sumur dalam/sumur injeksi (deep well injection)
§  Kolam penyimpanan (surface impoundments)
§  Secure landfill untuk limbah B3

3.      Apa kelemahan metode Secure Landfill untuk penanganan limbah B3 ?
Ø  Kelemahan metode secure landfill di antaranya adalah:
§  Biaya operasi tinggi
§  Mungkin mengalami kebocoran
§  Bukan solusi jangka panjang karena limbah terus menumpuk.